1. Hindari benda keras:
Setelah memakai gigi palsu, sebaiknya hindari dulu makan makanan yang terlalu keras atau lengket agar tidak merusak gigi palsu atau mempengaruhi retensinya.
2. Tetap bersih:
Lepas gigi palsu tepat waktu setelah makan dan bilas dengan air atau bersihkan dengan sikat gigi berbulu halus agar tetap bersih dan higienis.
Anda juga harus melepas gigi palsu sebelum tidur dan merendamnya dalam air untuk menghindari deformasi gigi palsu atau berkembang biaknya bakteri.
3. Pemeriksaan rutin:
Setelah memakai gigi palsu, sebaiknya Anda kembali ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan secara berkala guna memeriksa adaptasi gigi palsu dan kesehatan mulut, serta melakukan penyesuaian atau perbaikan jika diperlukan.
4. Memperbaiki kebiasaan buruk:
Jika Anda memiliki kebiasaan buruk seperti menggigit benda keras dan mengunyah dengan gigi depan, sebaiknya perbaiki tepat waktu agar tidak merusak gigi palsu atau menambah beban rongga mulut.
5. Perkuat latihan:
Bagi pasien yang memakai gigi palsu, latihan penguatan otot mulut juga bermanfaat. Anda dapat meningkatkan kekuatan dan kelenturan otot mulut melalui beberapa latihan mulut sederhana.
6. Penyesuaian psikologis:
Mungkin terdapat ketidaknyamanan psikologis pada tahap awal pemakaian gigi palsu, pasien harus menjaga pola pikir positif dan secara bertahap beradaptasi dan menerima gigi palsu sebagai bagian dari tubuhnya.
